Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Hadis menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Intervensi Hadis terhadap Fenomena Brainrot akibat Kecanduan Teknologi dan Akses Informasi Secara Instan” pada Jumat, 3 Oktober 2025. Kegiatan yang dibuka untuk mahasiswa dan umum ini disambut antusias, sehingga mencerminkan perhatian tinggi terhadap dampak teknologi dan arus informasi instan pada cara berpikir generasi muda.

Seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan II Fakultas Ushuludin dan Dakwah, Ibu Dr. Rahmin Thalib Husain, M.Th.I. Kegiatan menghadirkan dua pemateri unggulan: Bapak Eka Apristian Pantu, S.Psi., M.Si., dosen Psikologi IAIN Sultan Amai Gorontalo, yang membahas fenomena brainrot dari perspektif psikologis, dan Bapak Baharudin, S.Th.I., M.Ag., Koordinator Pusat Moderasi Beragama UIN Jambi, yang menekankan peran hadis sebagai pedoman etik dan spiritual dalam menghadapi arus informasi instan. Perpaduan perspektif psikologi dan hadis memberikan diskusi yang kaya wawasan dan relevan dengan kondisi saat ini.

Ketua Jurusan Ilmu Hadis, Bapak Muhammad Rifian Panigoro, S.Ud., M.A., menyampaikan apresiasi kepada para pemateri dan HMJ Ilmu Hadis atas kontribusi luar biasa mereka. Seminar ini menegaskan bahwa hadis bukan sekadar teks, tetapi pedoman hidup yang bergerak dalam praktik sehari-hari, menuntun peserta untuk tetap bijak, kritis, dan sadar dalam menyikapi arus informasi dan teknologi modern.
