Jurusan Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo kembali menorehkan kiprah akademiknya di tingkat nasional melalui partisipasi dalam kegiatan Seminar Nasional Diseminasi Riset Dosen Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2025 yang diselenggarakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Kegiatan yang berlangsung pada 5 Desember 2025 tersebut menjadi ruang strategis bagi para akademisi untuk mempresentasikan hasil risetnya, termasuk dari kalangan dosen Ilmu Hadis. Dalam forum ilmiah ini, dosen Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo, Muhammad Rifian Panigoro, S.Ud., M.A., tampil sebagai presenter dengan mengangkat tema “Tradisi Mongilalo” dalam perspektif kajian hadis.
Presentasi ini menyoroti bagaimana Tradisi Mongilalo sebagai kearifan lokal Gorontalo dapat dibaca dan dianalisis melalui pendekatan hadis, sehingga memperlihatkan hubungan antara nilai-nilai budaya lokal dan ajaran Islam. Dalam paparannya, Rifian menegaskan bahwa tradisi lokal tidak selalu bertentangan dengan ajaran agama, bahkan dapat menjadi media aktualisasi nilai-nilai hadis dalam kehidupan masyarakat.

Kehadiran dosen Ilmu Hadis Muhammad Rifian Panigoro dalam forum tersebut tidak hanya menjadi representasi institusi, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata kajian Ilmu Hadis dalam ranah sosial-budaya. Partisipasi ini sekaligus memperkuat posisi Jurusan Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo sebagai salah satu pusat pengembangan kajian hadis yang kontekstual dan relevan dengan dinamika masyarakat.
Seminar nasional ini sendiri menghadirkan berbagai akademisi dan guru besar dari beragam bidang keilmuan, dengan dua sesi utama yang membahas isu-isu keislaman kontemporer, mulai dari pemikiran Islam modern hingga sosiologi hukum Islam. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir sinergi keilmuan yang mampu menjawab tantangan zaman secara lebih komprehensif.