Hadis Tak Hanya Teks Living Hadis Wawalo Dipresentasikan di Forum Internasional oleh Akademisi Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo

Jurusan Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo kembali menunjukkan kiprah akademiknya di tingkat internasional melalui partisipasi dalam kegiatan ilmiah yang dilaksanakan pada 27–29 Agustus 2024 di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Dalam forum tersebut, Ketua Jurusan Ilmu Hadis, Muhammad Rifian Panigoro, S.Ud., M.A., tampil sebagai presenter dengan mengangkat tema “Living Hadis Wawalo” yang menekankan pada relasi antara hadis dan budaya lokal.

Dalam paparannya, Rifian menegaskan bahwa hadis tidak hanya dipahami sebagai teks normatif, tetapi juga hadir dalam praktik kehidupan masyarakat. Konsep wawalo diposisikan sebagai bentuk aktualisasi nilai-nilai hadis yang hidup dalam budaya lokal, mencerminkan nilai solidaritas, kepedulian sosial, serta etika bermasyarakat yang sejalan dengan ajaran Nabi Saw.

Melalui pendekatan living hadis, kajian ini memperlihatkan bahwa budaya lokal dapat menjadi ruang interpretasi yang dinamis bagi hadis, sehingga ajaran Islam tetap relevan dan kontekstual di tengah perubahan zaman. Presentasi ini sekaligus memperkuat kontribusi kajian Ilmu Hadis dalam menjembatani antara teks keagamaan dan realitas sosial masyarakat.

Kehadiran Muhammad Rifian Panigoro yang turut didampingi oleh Sekretaris Jurusan Ilmu Hadis, Hikmawati Sultani, M.A., menjadi bagian dari upaya penguatan eksistensi Jurusan Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam forum ilmiah internasional, khususnya dalam pengembangan kajian hadis berbasis budaya lokal.

Tinggalkan Balasan